
Pondok Ulung – 2 Juni 2025
Sebanyak 24 siswa kelas VI MIN 9 Bener Meriah dinyatakan lulus 100 persen pada pengumuman hasil kelulusan tahun ajaran 2024/2025 yang disampaikan secara resmi pada Senin, 2 Juni 2025. Dari jumlah tersebut, 14 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan berhasil menuntaskan jenjang pendidikan dasar di madrasah tersebut.
Kepala MIN 9 Bener Meriah, Sahirman, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan seluruh siswa dan mengapresiasi kerja keras semua pihak, mulai dari guru, orang tua, hingga para siswa sendiri. “Alhamdulillah, seluruh siswa lulus dengan hasil yang membanggakan. Ini adalah buah dari usaha, doa, dan kerjasama yang baik selama ini,” ujarnya.
Proses ujian akhir tahun ini dilaksanakan secara online melalui sistem e-learning, sebagai bagian dari adaptasi teknologi dalam dunia pendidikan. Meskipun dilaksanakan secara daring, pelaksanaan ujian berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Koordinator Kurikulum, Halida, S.Pd, menyebutkan bahwa pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi tahun ini telah disusun secara sistematis agar siswa tetap mendapatkan pendidikan berkualitas meski dilakukan secara daring. “Kami pastikan setiap siswa memiliki akses pembelajaran yang merata dan adil,” katanya.
Sementara itu, Maryani, S.Pd, selaku wali kelas VI, merasa bangga dan haru atas pencapaian anak didiknya. “Mereka tidak hanya lulus, tapi juga menunjukkan sikap tanggung jawab dan kedewasaan dalam menghadapi ujian daring. Semoga ini menjadi modal awal yang baik dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Kontribusi teknis dalam mendukung kelancaran ujian juga tidak lepas dari peran Gunari, S.Pd, selaku operator madrasah, yang memastikan sistem e-learning berjalan optimal selama proses ujian berlangsung.
Sebagai penutup, seluruh guru dan staf MIN 9 Bener Meriah menyampaikan harapan besar kepada para siswa agar terus semangat dalam menuntut ilmu. “Kami berharap mereka bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan semangat belajar yang lebih kuat, serta menjadi generasi yang cerdas, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi bangsa dan agama,” tutur Sahirman.
